Apa Kafarat Jima’ Di Bulan Ramadhan?

  • 1 min read
  • May 15, 2018

Soal:

Apa kafarat bagi orang yang berjima’ di siang hari Ramadhan, dan bagaimana kadar makanan diberikan?

Jawaban:

Apabila seseorang menggauli istrinya di siang hari Ramadhan maka wajib atas keduanya membayar kafarat, yaitu membebaskan budak wanita mukminah.

Apabila mereka berdua tidak sanggup, maka mereka berdua wajib berpuasa selama dua bulan berturut-turut jika mereka menyanggupinya.

Apabila mereka berdua tidak sanggup maka wajib atas mereka berdua memberi makan 60 orang miskin, masing-masing dari keduanya 30 sha berupa makanan pokok negeri tersebut. Masing-masing fakir miskin mendapat satu sha, setengah dari laki-laki dan setengah dari perempuan.

Ketika tidak sanggup membebaskan budak dan berpuasa (2 bulan berturut-turut), maka juga wajib atasnya mengqodha’ puasa yang ditinggalkan pada hari jima’ itu terjadi, dibarengi dengan taubat kepada Allah dan memohon ampun kepadaNya; karena jima’ pada siang hari Ramadhan termasuk kemungkaran yang sangat besar yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang wajib berpuasa. (Lihat: Majmu’ Fatawa Syaikh Ibn Baz 15/302)

Berdasarkan hal ini: maka kadar makanan yang diberikan kepada fakir miskin adalah setengah sha yang berupa beras atau selainnya, atau sekitar 1,5 kilo.

 

Link : https://islamqa.info/ar/106535