Apakah Menanggalkan Jilbab Membatalkan Puasa?

  • 1 min read
  • May 15, 2018

Pertanyaan:

Saya adalah seorang perempuan yang tidak berhijab, apakah hal itu membatalkan puasa?

Jawaban:

Pertama:

Seorang wanita muslimah diperintahkan untuk berhijab, sebagaimana akan dijelaskan dalam al-Qur’an dan al-Sunnah. Dan sebagaimana juga akan kami jelaskan dalam jawaban-jawaban kami di situs ini.

Kedua:

Apabila seorang perempuan meninggalkan hijab, maka dia telah melakukan maksiat kepada Rabbnya karena sebab perbuatannya itu, akan tetapi puasanya tetap sah. Karena kemaksitan-kemaksiatan –seperti: meninggalkan hijab-, tidak membatalkan puasa, tetapi mengurangi pahala puasa, dan terkadang sampai menghabiskan pahala dari puasa secara keseluruhan.

Maka kami mengajak anda untuk berkomitmen dengan hijab dibarengi dengan berpuasa. Karena bukanlah yang dimaksud dari puasa itu hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum, bahkan lebih dari itu. Puasa dimaksudkan untuk menahan diri dari hal-hal yang diharamkan. Oleh karena itu, Nabishallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الْأَكْلِ وَالشُّرْبِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ

Artinya :

“Puasa tidak hanya sekadar (menahan diri) dari makan dan minum. Akan tetapi puasa adalah (menahan diri) dari perbuatan sia-sia dan perkataan jorok.” (Diriwayatkan oleh al-Hakim dan dishahihkan oleh al-Albany dalam kitabShahih Al-Jami’ (5376)).

Hendaknya puasa Anda mendorong Anda untuk menaati Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Dan kami memohon kepada Allah agar memberi Anda taufiq untuk melakukan apa-apa yang Dia cintai dan Dia ridhai.

Wallaahu a’lam

 

Link : https://islamqa.info/ar/107624