Haruskah Shalat Tarawih Sampai Imam Selesai?

  • 2 min read
  • Jun 12, 2018

Soal:

Saya pernah mendengar salah satu imam masjid mengatakan, bahwa seorang muslim harus shalat tarawih berjamaah dengan imam sampai selesai, dilarang beranjak di pertengahan, sebab ia tidak akan mendapat pahala shalat yang sudah dikerjakan entah itu dua rakaat atau empat rakaat, apakah pernyataan ini benar?

Jawaban:

Tidak diragukan lagi, bahwa pernyataan tersebut keliru, tidak boleh seseorang menyandarkan sebuah pernyataan kepada syariat, padahal sebenarnya tidak ada, dan Allah Ta’ala telah mengharamkan seseorang berkata tanpa dasar ilmu, Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالْإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَنْ تُشْرِكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

“Katakanlah (Muhammad), “Tuhanku hanya mengharamkan segala perbuatan keji yag terlihat dan yang tersembunyi, perbuatan dosa, perbuatan zalim tanpa alasan yang benar, dan (mengharamkan) kamu mempersekutukan Allah dengan sesuatu, sedangkan Dia tidak menurunkan alasan untuk itu, dan (mengharamkan) kamu berkata-kata atas nama Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al-A’raaf: 33).

Barangsiapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka ia tercatat telah mengerjakan shalat sepanjang malam.

Dari Abu Dzar –Radhiyallahu ‘anhu– bahwasanya ia berkata, “Rasulullah –Shallallahu ‘alaihi wasallam– bersabda,

مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ

Barangsiapa yang shalat bersama imam hingga selesai, maka ia tercatat sebagai orang yang mengerjakan shalat sepanjang malam.”

(HR. at-Tirmidzi no. 806, Abu Daud no. 1375, an-Nasa’i no. 1605, dan Ibnu Majah no. 1327. Hadits ini dinyatakan shahih statusnya oleh at-Tirmidzi serta Ibnu Khuzaimah (3/337), Ibnu Hibban (3/340), dan al-Albani di dalam Irwa` al-Ghalil no. 447).

Seseorang tidak akan mendapatkan pahala semacam ini (yaitu pahala shalat sepanjang malam) kecuali bagi yang shalat bersama imam selesai sampai akhir, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasul –Shallallahu ‘alaihi wasallam-.

Sedangkan bagi orang yang shalat bersama imam, namun beranjak sebelum imam selesai hingga akhir, maka ia tetap tercatat mendapat pahala sebatas jumlah rakaat yang ia kerjakan bersama imam, tidak akan tertulis sebagai orang yang mengerjakan shalat sepanjang malam. Allah Ta’ala berfirman,

 Maka barangsiapa mengerjakan kebajikan seberat Dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya, Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat Dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. (QS. Az-Zalzalah: 7-8).

Maka barangkali imam kalian sebenarnya hendak menyampaikan pemaparan tersebut, namun keliru dalam redaksinya, atau mungkin Anda yang belum mengerti apa yang ia maksud.

Wallahu A’lam.

Sumber: https://islamqa.info/ar/65501