Hukum Membaca Dari Mushaf Di Belakang Imam Saat Shalat Tarawih

  • 1 min read
  • Jun 12, 2018

Soal:

Bagaimana hukum seorang makmum yang membawa mushaf ketika shalat tarawih di bulan Ramadhan, ia beralasan ingin mengikuti bacaan imam?

Jawaban:

Membawa mushaf untuk tujuan semacam ini, menyelisihi sunnah dilihat dari beberapa sisi:

Pertama: Seseorang tidak lagi meletakkan tangan kanannya di atas tangan kirinya saat posisi berdiri.

Kedua: Menimbulkan banyak gerakan yang tidak diperlukan, yaitu membuka lembaran mushaf, menutupnya, dan mengempitnya.

Ketiga: Gerakan-gerakan tersebut di atas dapat menyibukkan dirinya.

Keempat: Orang tersebut tidak lagi melihat ke tempat sujud, dan kebanyakan ulama mengatakan bahwa melihat tempat sujud hukumnya sunnah dan lebih utama.

Kelima: Orang yang membawa mushaf itu bisa jadi lupa, bahwa dirinya sedang shalat, bila tidak konsentrasi dalam shalatnya. Lain halnya dengan orang khusyuk, sambil meletakkan tangan kanannya di atas tangan kirinya, kepalanya agak ditundukkan ke arah tempat sujud, maka kondisi seperti ini lebih kuat untuk menjadikan seseorang berkonsentrasi dan sadar bahwa dirinya sedang shalat di belakang imam.

(Dikutip dari Fatwa-fatwa Syekh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin di dalam majalah ad-Da’wah edisi 1771, hal. 45).

 

Sumber: https://islamqa.info/ar/10067