Hukum Membatalkan Puasa Bulan Ramadhan Bagi Seorang yang Melaksanakan Umrah

0
73

Pertanyaan:

Apabila ada sekeluarga yang melaksanakan ibadah umrah pada bulan Ramadhan, bolehkah bagi mereka tidak berpuasa selama mereka menetap di kota Makkah, atau haruskah mereka tetap berpuasa karena mereka telah sampai di kota Makkah?

Jawaban:

Seorang yang melaksanakan ibadah umrah pada bulan Ramadhan jika ia datang dari negeri yang jauh, maka ia dikategorikan sebagai seorang musafir. Ia boleh membatalkan puasanya dalam perjalanannya. Dalam kondisi seperti ini, ia boleh membatalkan puasanya dalam perjalanan ataupun jika telah sampai di kota Makkah.

Adapun, jika ia telah berniat kuat untuk bermukim selama 4 hari di sana, maka jika ia telah sampai di kota Makkah, hendaknya ia tetap melaksanakan puasa sebagai bentuk kehati-hatian. Sebab mayoritas ulama berpandangan bahwa apabila seseorang telah berniat untuk menetap lebih dari 4 hari di suatu tempat, maka hendaknya ia menyempurnakan shalatnya dan tidak boleh membatalkan puasanya.

Adapun jika niat kuatnya menetap di Makkah hanya selama 2,3 atau 4 hari dan tidak lebih dari itu, maka ia boleh mengqashar shalat yang berjumlah 4 raka’at menjadi 2 raka’at. Tapi ia juga harus tetap mengerjakan shalat 4 raka’at jika berjamaah dengan masyarakat setempat, karena ia shalat bersama jama’ah. Adapun jika ia bersama dengan beberapa rekannya, maka ia boleh memilih. Jika ia ingin melaksanakannya bersama rekan-rekan musafirnya saja, maka ia boleh mengqashar shalat 2 raka’at.

Jika ia menetap lebih dari 4 hari, maka hendaklah ia berpuasa dan menyempurnakan shalat berdasarkan pendapat mayoritas ulama. (Lih: Fatawa Nur ‘Ala al-Darb 3/1231)

 

Sumber: https://islamqa.info/ar/128673

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here