Hukum Menelan Ludah Atau Dahak Saat Puasa

0
93

Apakah menelan ludah pada bulan Ramadhan membatalkan puasa? Dimana sering muncul ludah dalam jumlah yang banyak khususnya ketika saya sedang membaca al-Qur’an.

Jawaban:

Menelan ludah bagi orang yang berpuasa tidak membatalkan puasanya walaupun dalam jumlah yang banyak, sama saja hukumnya di masjid atau di tempat lain. Namun apabila berbentuk lendir yang padat, Anda hendaknya tidak menelannya. Ludahkanlah pada tisu atau yang sejenisnya apabila Anda berada di dalam masjid. (Lih: al-Lajnah al-Daimah lal-Buhuts al-‘Ilmiyyah Wa al-Ifta’ 10/270)

Apabila dikatakan: Apakah boleh menelan dahak dengan sengaja?

Maka jawabannya adalah: diharamkan menelan dahak bagi orang yang berpuasa dan orang yang tidak berpuasa, karena dahak tersebut termasuk kotoran dan bisa jadi membawa penyakit yang keluar dari badan.

Akan tetapi puasa seseorang tidak batal apabila menelannya, karena ia belum keluar dari mulut, dan menelannya tidak dianggap makan ataupun minum. Seandainya ia menelannya setelah sampai (baca: keluar) ke mulutnya, maka puasanya tidak batal karena sebab dahak itu. (Lihat: al-Syarh al-Mumti’ 6/428)

 

Link : https://islamqa.info/ar/12597

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here