LUPA BERIHRAM DI PESAWAT: APAKAH HARUS KEMBALI KE MIQAT UNTUK BERIHRAM?

0
69

Soal:

Orang yang lupa berihram saat berada di dalam pesawat sampai akhirnya melewati miqat tanpa ihram, lalu (saat tiba di Jeddah) ia bermaksud kembali ke miqat dengan mengendarai mobil. Apakah hal ini diperbolehkan? 

Jawaban:

Iya, ini dibolehkan. Prinsipnya adalah jika seseorang melewati miqat dalam keadaan ingin menunaikan haji atau umrah, namun ia tidak berihram dari sana; maka jika ia berihram dari tempatnya berada (tidak kembali ke miqat-penj) yang berada di bawah miqat, maka ia harus membayar dam. Namun jika ia kembali ke miqat dan berihram dari sana, maka tidak ada kewajiban apapun untuknya.

Atas dasar ini, bila diandaikan ia mengendarai pesawat dari Bandara Qashim dengan niat ingin berumrah, lalu ia mendarat di Jeddah tanpa berihram, maka kepadanya kami katakan: Anda dapat pergi ke al-Sail al-Kabir untuk berihram dari sana, (atau) jika Anda berihram dari Jeddah, maka Anda harus membayar dam.” (Lih: Majmu’ Fatawa Ibn ‘Utsaimin, 21/302)

 

Sumber: https://islamqa.info/ar/111780

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here