MOTIVASI MEMBACA #03: MEMBERSAMAI BUKU…

  • 2 min read
  • Aug 30, 2021

 

Media dan sarana pengetahuan selalu saja berkembang dari zaman ke zaman. Pada masa kita hari ini, media-media penyampaian ilmu berkembang demikian pesat. Jika dahulu para ulama harus menyalin dan mengcopy sendiri dengan tangan mereka kitab-kitab yang akan mereka miliki dan koleksi, maka hari ini kita sangat dimanjakan dengan adanya mesin cetak. Buku-buku dan kitab-kitab yang kita inginkan dengan mudah bisa kita dapatkan selama kita mempunyai dana yang cukup untuk membelinya, atau mungkin mengcopynya. Bahkan sejak zaman ledakan internet, kita semakin dimanjakan dengan bertebarannya naskah-naskah buku dalam format PDF!

Belum lagi ilmu yang tersimpan dalam format audio dan video. Ceramah-ceramah para ulama, para masyayikh dan para ustadz bertebaran di dunia maya tak kira-kira. Tanpa harus hadir dan duduk bersimpuh di majlis-majlis ilmu, siapapun kini bisa dengan mudah mempelajari dan mengkaji kitab dan tema apapun dari rumahnya, bermodalkan Youtube!

Tapi sejauh apapun media teknologi ilmu itu berkembang, tetap saja “buku” menjadi raja dan ratunya. Buku menjadi legenda tak terkalahkan dalam ruang-ruang ilmu pengetahuan. Buku menghadirkan ruang-ruang inspirasi tak terkira bagi siapapun yang membacanya. Pengalaman baru selalu muncul bagi pembaca buku justru di saat ia membaca kembali buku yang sama. Seperti pengalaman al-Muzany rahimahullah -salah seorang murid utama Imam al-Syafi’i- yang mengutarakan pengalamannya membaca Kitab al-Risalah karya Imam al-Syafi’i:

“Aku telah membaca Kitab al-Risalah sebanyak 500 kali,

dan setiap kali aku membacanya,

aku selalu mendapatkan faidah yang tidak kudapatkan sebelumnya.”

Begitulah kisah sebuah buku. Sebuah buku yang dirangkai oleh senarai tulisan. Begitu mulianya kegiatan menulis ilmu itu, sehingga Sang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabadikannya dalam perintahnya:

قَيِّدُوْا اْلعِلْمَ بِالْكِتَابَةِ

“Ikatlah ilmu itu dengan menuliskannya.”

(HR. al-Hakim dan dishahihkan oleh al-Albani)

Jadi ikutilah gelagat zaman dengan segala kebaruan-kebaruan teknologinya, tapi engkau takkan pernah melupakan nikmat dan lezatnya membersamai sebuah buku. Membersamai lembar-lembarnya hingga usai.

 

Disiapkan oleh:

Muhammad Ihsan Zainuddin

https://t.me/IhsanZainuddin

 

Sumber bacaan:

Khalid bin ‘Abd al-‘Aziz al-Nashshar, al-Idha’ah fi Ahammiyah al-Kitab wa al-Qira’ah, Dar al-‘Ashimah)

 

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published.