Patokan Berpindah Dari Puasa Ke Memberi Makan Dalam Kafarat Jima’

0
103

Soal:

Saya telah menggauli istriku pada siang hari Ramadhan yang lalu, dan saya telah membaca beberapa fatwa bahwasanya hal ini menyebabkan wajibnya berpuasa selama dua bulan berturut-turut.

Saya telah berusaha untuk memulai puasa (kafarat), akan tetapi saya benar-benar merasakan kurang masimalnya diri ini dalam beramal, dan pelaksanannya semakin menurun karena sebab capek dan berkerja dalam waktu yang lama, padahal saya telah berusaha menunda pelaksanaan puasa ini sampai datangnya musim dingin. Saya mengharapkan penjelasan terhadap apa yang telah saya kerjakan.

Jawaban:

Beban pekerjaan yang menyebabkan seseorang merasa kurang maksimal dalam menunaikan amalan, bukanlah merupakan udzur (alasan) yang membolehkan seseorang berbuka saat melakukan puasa wajib untuk kemudian berpindah ke pemberian makan; baik itu pada puasa Ramadhan, puasa kafarat jima’, atau yang lainnya.

Komisi Tetap untuk Fatwa Saudi Arabia (al-Lajnah al-Daimah Li al-Ifta’) pernah ditanya tentang seseorang yang bekerja di laboratorium dan ia sering merasakan haus yang berat dan kelelahan dalam bekerja, apakah boleh baginya untuk berbuka (tidak berpuasa)?

Lalu para ulama dalam komisi ini menjawab:

“Tidak diperbolehkan bagi orang itu untuk berbuka (tidak berpuasa). Ia tetap wajib berpuasa, dan keadaannya yang sering meneliti pada siang hari Ramadhan bukanlah alasan untuk berbuka (tidak berpuasa), dan ia tetap wajib bekerja sesuai dengan batas kemampuannya.” (Lih: Fatawa al-Lajnah al-Daimah Li al-Buhuts Wa al-Ifta’ 10/238).

Hal yang sama juga telah diajukan kepada Syekh ‘Abdurrahman Bin Nashir al-Barrak, maka beliau menjawab:

“Pekerjaan samasekali tidak berpengaruh hingga boleh meninggalkan puasa wajib sebagaimana pada puasa Ramadhan.”

Maka sepatutnya Anda bersabar dan mengharapkan pahala, karena sesungguhnya mengharapkan pahala dan mengingatnya akan meringankan beban yang dirasakan. Kemudian biasanya perasaan seperti ini hanya berlangsung di hari-hari pertama.

Oleh karena itu, Anda hendaknya membiasakan diri dalam hal ini, dan mohonlah pertolongan dari Allah, niscaya Allah akan memudahkan urusan Anda.

Wallaahu a’lam.

 

Link : https://islamqa.info/ar/261791

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here