WAJIBKAH IZIN ORANGTUA DALAM BERHAJI?

0
99

Soal:

Apakah wajib meminta izin kepada kedua orangtua untuk berangkat menunaikan haji? 

Jawaban:

Adapun jika haji itu adalah haji yang fardhu, maka tidak dipersyaratkan keridhaan dan izin kedua orangtua. Bahkan jika keduanya melarangnya untuk berhaji, sementara itu adalah haji fardhu, maka ia wajib untuk berhaji dan tidak menaati keduanya. Berdasarkan firman Allah Ta’ala:

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفاً

“Dan jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan-Ku dengan apa yang kau tidak memiliki ilmu tentangnya, maka janganlah engkau mematuhi mereka, tapi pergaulilah kedua di dunia ini dengan baik.” (Luqman: 15)

Dan berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

لا طَاعَةَ لِمَخْلُوقٍ فِي مَعْصِيَةِ الْخَالِقِ

“Tidak ada ketaatan bagi makhluq dalam melakukan kemaksiatan pada Sang Khaliq.”

Namun jika hajinya adalah haji yang sunnah, maka ia melihat pada kemaslahatannya: jika ayah dan ibunya tidak mampu bersabar ditinggal atau berpisah dengannya, maka jika ia tinggal menemani keduanya itu lebih utama, karena pernah ada seorang pria meminta izin kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berjihad, lalu beliau bertanya: “Apakah kedua orangtuamu masih hidup?” ia menjawab: “Iya.” Beliau bersabda: “Maka terhadap keduanyalah engkau berjihad.”

Jadi dalam haji fardhu keduanya tak wajib ditaati, namun dalam haji yang sunnah yang dipertimbangkan adalah yang paling besar maslahatnya.

(Lih: Fatawa Ibn ‘Utsaimin, 21/68)

 

Sumber: https://islamqa.info/ar/41950

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here